Perbedaan Jaringan Komputer dan Sistem Terdistribusi

Jaringan Komputer dan Sistem Terdistribusi

Jaringan Komputer dan Sistem Terdistribusi
Adalah sekumpulan komputer yang saling terkoneksi dengan media transmisi, dan terjadi proses transfer file.

Perbedaan Jaringan Komputer dan Sistem Terdistribusi
Jaringan Komputer
Sistem Terdistribusi
Ø  Beberapa komputer terhubung agar dapat sharing, namun tiap pekerjaan ditangani sendiri-sendiri oleh komputer yang meminta dan dimintai layanan. Server hanya melayani permintaan sesuai antrian yang sudah diatur sistem.
Ø  Kualitas komunikasi data dipengaruhi oleh media transmisi yang digunakan.
Ø  Lamanya proses dipengaruhi oleh spesifikasi hardware masing-masing station yang meminta layanan.
Ø  User dapat mengetahui proses yang sedang berlangsung (di station atau di server).
Ø  Metode komunikasi antar komputer dengan model Peer to Peer atau Client – Server.
Ø  Masing-masing workstation (Peer to Peer) tidak membutuhkan komputer server khusus untuk menangani seluruh pekerjaan.
Ø  Antar workstation bisa saling bertukar file dan resource yang dimiliki, sesuai permission yang diatur administrator.
Ø  Masing-masing user di workstation dapat melihat proses layanan yang sedang terjadi.
Ø  User harus login pada server apabila ingin memanfaatkan resource yang dimiliki oleh server.
Ø  User mempunyai ID & password untuk login.
Ø  Umumnya ID login server tidak bisa digunakan bersama-sama. Kecuali ada policy dari admin.
Ø  Keberadaan sejumlah komputer dalam jaringan tidak harus transparan di satu lokasi, sehingga secara fisik tidak dapat dilihat oleh user lain dalam jaringan.
Ø  Spesifikasi hardware server tidak harus lebih baik dari client.
Ø  Merupakan sistem yang menggabungkan kinerja perangkat dan aplikasi dari physical layer sampai dengan application layer.





Ø  Beberapa host komputer terhubung agar dapat mengerjakan sebuah/beberapa pekerjaan besar bersama. Host melayani beberapa terminal & melakukan proses berdasarkan input dari terminal-terminal
Ø  Kualitas komunikasi data dipengaruhi oleh sistem.
Ø  Lamanya proses tergantung sistem operasi yang akan memilih prosesor komputer yang akan digunakan.
Ø  User tidak dapat mengetahui proses yang sedang berlangsung di host.
Ø  Metode komunikasi antar komputer tersentralisasi di host.
Ø  Masing-masing terminal membutuhkan host untuk dapat aktif melakukan pekerjaan dan berkomunikasi dengan terminal lain.
Ø  Antar terminal tidak dapat sharing file atau resource tanpa campur tangan host.
Ø  Masing-masing user di workstation tidak dapat melihat proses layanan yang sedang terjadi.
Ø  User mempunyai ID & password untuk login.
Ø  Umumnya ID login server bisa digunakan bersama-sama. Kecuali ada policy dari admin.
Ø  Keberadaan sejumlah komputer dalam jaringan harus transparan di satu lokasi, sehingga secara fisik dapat dilihat oleh user lain yang berada dalam jaringan.
Ø  Spesifikasi hardware host harus lebih baik dari terminal.
Ø  Merupakan sistem perangkat lunak yang dibuat & bekerja pada lapisan atas sebuah sistem